MONITORSULUTMANADO - Dalam rangka rangka mewujudkan misi kota Manado sebagai kota ekowisata. Maka Pemerintah kota Manado bekerja sama dengan Korem 131/Santiago, menggelar kegiatan penanaman terumbu karang dan sapu laut yang dirangkaikan dengan event Manado Fiesta - Fisco ( Fish & Coral), bertempat kawasan mega mas, samping kantor Dinas Pariwisata Kota Manado. Jumat, (27/11). Dihadiri Walikota
GubernurSulut Olly Dondokambey mengajak seluruh lapisan masyarakat Sulut untuk menjaga dan melestarikan Taman Laut Bunaken demi generasi mendatang.
UstadzMaulana Diajak Berwisata ke Pulau Bunaken. Terkagum-kagum Taman Laut, Ingin Kembali Lagi Dua hari berada di Manado, Ustadz Muhammad Nur Maulana menyempatkan diri berkunjung ke Pulau Bunaken
REPUBLIKACO.ID, MANADO -- Ketua Umum Duta Wisata (DWS) Sulawesi Utara Yerry Tawaluyan mengatakan, Taman Nasional Bunaken sebagai ikon pariwisata harus dijaga kebersihannya dan dilestarikan keanekaragaman hayati yang ada.'Manakala wisatawan mancanegara mau menyelam ke Indonesia, otomatis pikiran pertama mereka adalah Bunaken. Karena itu, seluruh unsur masyarakat ikut berkontribusi minimal
Vay Tiền Nhanh Ggads. ningrumaprilia254 ningrumaprilia254 IPS Sekolah Menengah Pertama terjawab Taman laut bunekan merupakan sektor wisata bahari yg sangat terkenal dikalangan wisatawan domestik maupun tarik tempat wisata tersebut adalah Iklan Iklan wwwchandrabaguscom wwwchandrabaguscom Jawabankarenq keindahan pantai tersebut sgt menariik Iklan Iklan muhammadnajib121200 muhammadnajib121200 JawabanKarena pulau Bunaken menyimpan kekayaan laut yang sangat disana kita bisa menemukan banyak spesies ikan,tidak sebanyak yang ada di tempat bermanfaat Iklan Iklan Pertanyaan baru di IPS apa yg dimaksud pemberdayaan masyarakat Apa itu rongga dada Ayah jawa ibu melayu, si anak ngikut suku jawa atau melayu? Jelaskan yang dimaksud sandang pangan dan papan dan berikan contohnya Negara yang termasuk dalam kelompok asean kecuali? Sebelumnya Berikutnya
Taman Laut Bunaken adalah salah satu objek wisata bawah laut terindah yang dimiliki Indonesia, terletak di kelurahan Bunaken, kecamatan Bunaken, kota Manado, Sulawesi Utara. Kaya akan keanekaragaman biota laut menjadikan tempat ini dikenal hingga mendunia. Kini keberadaannya terancam rusak akibat banyaknya sampah plastik. Taman Nasional Bunaken telah ditetapkan pemerintah sejak tahun 1991. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 730/Kpts-II/1991 tanggal 15 Oktober 1991 luasnya mencapai Ha. Taman laut ini terdiri dari 5 pulau yang termasuk dalam kawasan taman nasional, yaitu Pulau Manado Tua, Pulau Bunaken, Pulau Nain, Pulau Siladen dan Pulau Mantehage beserta anak pulau yang berada di sekelilingnya. Disebut sebagai surga bagi para penyelam kelas dunia, tempat ini memiliki ribuan spesies ikan dan puluhan jenis terumbu karang serta aneka biota laut lainnya. Hampir semua jenis biota laut dapat ditemukan di perairan Bunaken ini, sehingga tempat ini diklaim sebagai taman bawah laut paling lengkap biodiversitasnya keanekaragaman hayati di dunia. Kini kondisi taman laut Bunaken terancam rusak dan kehilangan pesona keindahan akan keberagaman biota lautnya. Tidak sedikit para wisatawan yang berkunjung untuk menyelam mengeluhkan banyaknya sampah plastik yang mereka jumpai saat menyelam dan kondisi pantai yang kotor tercemar oleh banyaknya sampah. Pihak pengelola tempat wisata ini melakukan tindakan, menelusuri sumber sampah-sampah tersebut. Ternyata, sampah-sampah tersebut berasal dari limbah domestik yang terbawa aliran sungai, mengalir hingga ke perairan Bunaken, dan juga ulah dari para pengunjung yang tidak bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan lingkungan. Beberapa sungai yang membawa sampah tersebut diantaranya adalah sungai Malalayang, Sario, Tondano, dan Talawaan. Sampah-sampah yang sering ditemukan di taman laut dan pantai Bunaken tidak lepas dari aktifitas masyarakat yang menjadikan sungai-sungai sebagai tempat mereka untuk membuang sampah. Penyebab utama banyaknya sampah di sungai adalah kurangnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan kurang kepedulian masyarakat untuk menjaga lingkungan. Akibatnya, perairan Bunaken dipenuhi sampah. Sampah yang terbawa arus hingga ke dasar laut berdampak buruk bagi kehidupan biota laut. Biota laut adalah makhluk hidup yang berada di laut, baik itu hewan maupun tumbuhan atau terumbu karang. Sampah tersebut dapat membuat terumbu karang rusak, tidak bisa berkembang, bahkan bisa mati. Terumbu karang merupakan bagian yang sangat penting dari ekosistem laut karena menjadi sumber kehidupan bagi ragam biota laut. Di terumbu karang umumnya hidup ribuan spesies ikan dan puluhan jenis moluska, krustasea, alga dan biota laut lainnya. Jika sampah-sampah tersebut dibiarkan, pesona keindahan dan kekayaan biota laut yang berada di kawasan ini akan hilang. Ancaman akan kerusakan taman wisata bawah laut ini membuat pemerintah daerah melakukan tindakan nyata dengan kegiataan “Save Bunaken” dan Bersih-Bersih Pantai. Kegiatan itu melibatkan masyarakat sekitar, wisatawan, ASN Pemprov Sulawesi Utara dan Kota Manado, TNI/Polri, serta LSM peduli lingkungan. Kegiatan tersebut dilakukan tahun 2016 dan akan berlangsung setiap bulannya. Tujuannya adalah untuk mendorong masyarakat berperan aktif dalam menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menambah kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, serta bertanggung jawab untuk menjadikan kembali Bunaken ini sebagai objek wisata yang bersih dan indah. Baru-baru ini Balai Taman Nasional Bunaken memberlakukan himbauan bagi wisatawan menyelam untuk ikut andil dalam melestarikan taman laut Bunaken dengan cara ikut menanam karang. Hal tersebut mulai digalakkan sejak terbitnya surat himbawan dari Balai Taman Nasional Bunaken tanggal 2 Maret 2018 yang berisi, “Dalam rangka meningkatkan tutupan terumbu karang dan kualitas aktivitas wisatawan menyelam, dihimbau agar para divers penyelam untuk berperan aktif menanam karang di Taman Nasional Bunaken pada saat menyelam.” Himbauan ini berlaku untuk semua wisatawan domestik maupun mancanegara. Peran dari semua pihak inilah yang sangat diperlukan untuk melestarikan Taman Nasional Bunaken agar generasi mendatang dapat menikmati serta ikut andil dalam melestarikan objek wisata ini. Begitu banyak potensi yang dimiliki Taman Nasional Bunaken, salah satunya adalah begitu banyak keanekaragaman hayati pesisir dan laut yang mampu mendukung kehidupan dan penghidupan masyarakat sekitar. Taman laut ini juga ikut membantu pendapatan daerah dalam sektor pariwisata alam. Taman Laut Bunaken perlu mendapat langkah nyata dari semua pihak untuk melakukan upaya menjaga dan melestarikannya.
Manado - Sebagai upaya melestarikan Tanam Nasional Bunaken, sekaligus juga mewujudkan misi Kota Manado sebagai Kota Ekowisata, Pemkot Manado bekerja sama dengan Korem 131/Santiago, menggelar penanaman terumbu karang dan sapu laut. Kegiatan yang dirangkaikan dengan event Manado Fiesta-Fisco Fish & Coral, bertempat kawasan Megamas, Manado, Jumat 27/11/2020. Jadi Polisi Gadungan, Petani Rudapaksa Gadis di Minahasa Tenggara Kakek di Minahasa Selatan Ditemukan Tewas Tergantung Dalam Warung Polisi Tangkap Ibu Rumah Tangga Pengedar Obat Keras di Minahasa Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut mengatakan, aksi penyelamatan terumbu karang itu diharapkan mampu menyelamatkan potensi kekayaan laut di Teluk Manado. Juga merupakan upaya melindungi, melestarikan dan memanfaatkan sumber daya terumbu karang di Taman Nasional Bunaken secara berkelanjutan. “Selain itu untuk menjamin kelestarian dan keanekaragaman hayati terutama di wilayah perairan Manado,” ujarnya. Upaya pelestarian Teluk Manado itu terus dilakukan mengingat keindahan Taman Nasional Bunaken mulai terancam keberadaannya akibat kerusakan terumbu karang. Tingginya produksi sampah yang masuk ke laut, ditambah sedimentasi dari sungat membuat Bunaken mulai kehilangan pesonanya. “Maka perlu upaya untuk mengembalikan dan menjaga kelestarian, keindahan Taman Nasional Bunaken,” Video Pilihan Berikut IniPresiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana dalam rangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Utara pagi ini kembali meninjau destinasi wisata yang ada di provinsi tersebut.* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
– Festival Bunaken 2022 merupakan sebuah pesta budaya dan juga merayakan ekosistem laut dengan mengajak masyarakat untuk melestarikannya. Digelar pada 2 – 4 2022, acara ini akan meramaikan Taman Nasional Bunaken, Sulawesi Utara. Tentunya keindahan pantai, laut dan alammya Bunaken sudah dikenal oleh masyarakat luas. Untuk menikmati lebih dalam keindahannya, Festival Bunaken menawarkan bebagai macam keseruan mulai dari pertunjukan budaya hingga gerakan melestarikan pesisir pantai. Karena acara ini merupakan pesta budaya, Festival Bunaken 2022 akan dibuka dengan parade katinting yang merupakan sebuah transportasi laut tradisional. Selain sebagai transportasi lintas generasi, katinting juga digunakan untuk membantu nelayan mencari ikan. Pada pembukaan, pengunjung dapat melihat katinting yang meramaikan laut. Tari Maengket. Foto Dok. Kemenparekraf Selain itu, pertunjukan seni akan diwarnai dengan tarian tradisional kearifan lokal Sulawesi Utara dengan pakaian khas membawakan tarian penuh makna. Di antaranya adalah Tarian Masamper, Tarian Maengket, dan Tarian Kabasaran. Tak hanya pertunjukan seni tradisional saja, ada juga fashion show modern di pantai, dengan Fashion on the Beach yang akan menampilkan berbagai pakaian santai untuk ke pantai. Festival Bunaken 2022 mengusung tema “It’s Time For Bunaken, Let’s Save Bunaken†Tema ini diwujudkan dalam gerakan Clean Bunakan yang bertujuan untuk mengajak masyarakat setempat dan wisatawan untuk menjaga kebersihan pantai. Pelepasan tukik. Foto Dok. Kemenparekraf Acara ini akan memberikan edukasi kepada masayarakat dengan gotong-royong membersihkan pantai agar tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga keindahan pantai. Tak hanya itu, dalam rangka melestarikan ekosistem laut, pengunjung akan diajak untuk ikut dalam kegiatan Coral Planting dengan tujuan memulihkan terumbu karang dan merehabilitas ekosistem terumbu karang di laut Taman Nasional Bunaken. Uniknya lagi, akan ada pelepasan 100 tukik atau anak penyu karena memiliki peran penting dalam menyeimbangkan ekosistem laut. Tukik berfungsi menjaga fungsi terumbu karang supaya tetap produktif dan memindahkan nurtrisi penting dari perairan ke pesisir pantai. Keren bukan acaranya? Tak hanya memperhatikan dan melestarikan budaya lokal saja, namun juga melestarikan alam sekitar pantai Bunaken dan eksosistem lautnya! [Syifaa]
lestarikan taman laut bunaken demi generasi mendatang